Penyakit Datsun Go yang Sering Terjadi dan Cara Mengatasinya
Datsun Go irit dan terjangkau, tapi punya beberapa keluhan umum. Kenali 5 penyakit Datsun Go yang sering terjadi beserta penyebab dan solusinya.

Datsun Go merupakan salah satu mobil LCGC (Low Cost Green Car) yang sempat populer di Indonesia karena irit bahan bakar, biaya perawatan yang terjangkau, dan kabin yang cukup luas untuk kelasnya. Namun seiring bertambahnya usia kendaraan, beberapa masalah umum mulai bermunculan. Mengenali penyakit-penyakit ini sejak dini akan membantu Anda mencegah kerusakan yang lebih besar sekaligus menjaga biaya servis tetap hemat.
Berikut lima keluhan yang paling sering dialami pemilik Datsun Go beserta penyebab dan cara mengatasinya.
1. Tuas Persneling Terasa Longgar
Banyak pemilik Datsun Go mengeluhkan tuas persneling yang terasa longgar atau 'oblak', terutama saat perpindahan gigi. Gejala ini membuat perpindahan gigi menjadi kurang presisi dan terasa tidak nyaman.
- Penyebab: bushing linkage yang aus, kabel persneling yang kendur, atau faktor usia kendaraan.
- Solusi: ganti bushing yang aus, lakukan penyetelan ulang kabel, dan periksa kondisi linkage secara menyeluruh di bengkel terpercaya.
2. Filter Bensin Kotor
Filter bensin yang kotor adalah penyebab umum performa mesin menurun. Aliran bahan bakar yang tersumbat membuat suplai ke ruang bakar tidak optimal.
- Gejala: tarikan terasa berat, mesin brebet terutama saat akselerasi, dan konsumsi BBM meningkat.
- Solusi: bersihkan atau ganti filter bensin secara berkala sesuai anjuran pabrikan agar suplai bahan bakar tetap lancar.
3. Kaki-Kaki Berbunyi
Bunyi 'gluduk' atau 'kletek' dari bagian bawah mobil saat melewati jalan tidak rata sering dialami Datsun Go yang sudah berumur. Umumnya bunyi ini berasal dari komponen kaki-kaki yang mulai aus, seperti link stabilizer, bushing arm, atau shockbreaker.
4. AC Kurang Dingin
Sistem pendingin yang kurang maksimal cukup mengganggu kenyamanan, apalagi di iklim tropis Indonesia. AC yang kurang dingin biasanya berkaitan dengan beberapa komponen sistem pendingin.
- Periksa jumlah dan kualitas freon secara berkala.
- Cek kondisi evaporator dan kondensor dari kotoran atau penyumbatan.
- Pastikan kompresor bekerja normal dan tidak ada kebocoran pada sistem.
5. Getaran Mesin Saat Idle
Getaran berlebih saat mesin dalam kondisi idle (langsam) merupakan keluhan lain yang cukup sering muncul. Getaran ini bisa terasa hingga ke kabin dan setir.
- Penyebab umum: engine mounting yang sudah aus, busi yang perlu diganti, atau sistem pembakaran yang kurang optimal.
- Solusi: periksa dan ganti engine mounting bila perlu, lakukan tune up, serta pastikan busi dan sistem pengapian dalam kondisi baik.
Tips Perawatan Agar Datsun Go Tetap Prima
Sebagian besar penyakit di atas bisa dicegah dengan perawatan rutin yang disiplin. Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa Anda lakukan:
- Ganti oli secara rutin sesuai jarak tempuh atau waktu yang dianjurkan.
- Gunakan bahan bakar berkualitas dengan oktan yang sesuai.
- Lakukan servis berkala di bengkel terpercaya.
- Periksa tekanan ban secara berkala untuk kenyamanan dan efisiensi BBM.
- Bersihkan filter udara agar pembakaran tetap optimal.
Kesimpulan
Datsun Go adalah mobil yang ekonomis dan nyaman untuk pemakaian sehari-hari. Dengan perawatan yang tepat dan penanganan dini terhadap keluhan-keluhan umum di atas, kendaraan Anda akan tetap awet, irit, dan nyaman digunakan dalam jangka panjang.
Terakhir diperbarui: 1 Juni 2026


